Penyebab Mendengkur / Mengorok
Usia
Ketika
anda mencapai usia sekitar 30 tahun, tenggorokan anda akan mulai
menyempit, dan kekuatan otot tenggorokan anda mulai berkurang sehingga
mudah sekali menyebabkan mendengkur. Pada usia lanjut, mendengkur sering
terjadi karena diakibatkan oleh kelelahan dalam bekerja.
Anatomi Tubuh
Pria
memiliki saluran udara yang lebih sempit dibandingkan dengan wanita
sehingga pria memiliki resiko yang lebih besar untuk mendengkur. Saluran
napas yang sempit menyebabkan kesulitan untuk menghirup dan membuang
napas, sehingga menyebabkan mendengkur. Selain itu, demam, polip dan alergi juga memperburuk dengkuran karena dapat menghambat jalan napas.
Posisi Tidur
Posisi
yang umum penyebab dengkur adalah tidur telentang. Hal ini karena mulut
akan lebih cenderung untuk membuka dan lidah menghalangi saluran
pernapasan. Selain itu, tidur telentang menyebabkan jaringan dan otot
pada tenggorokan menjadi rileks dan menutup jalan napas sehingga
menyebabkan mendengkur. Salah satu solusinya adalah dengan mencoba tidur
miring.
Rokok
Perokok
memiliki resiko dua kali lebih besar untuk mendengkur jika dibandingkan
dengan yang bukan perokok. Jutaan racun di dalam rokok tidak hanya
mengganggu kesehatan
seseorang, tetapi juga akan membuat seseorang mendengkur saat tidur.
Penyebabnya adalah saluran udara yang menyempit akibat peradangan yang
terjadi setiap orang menghisap rokok.
Peradangan ini terjadi pada jaringan pernapasan, yakni di dalam
tenggorokan dan menghasilkan selaput lendir tambahan. Selaput lendir ini
dapat menyebabkan pembuluh kecil di dalam paru-paru tersumbat. Hambatan
inilah yang membuat udara dari paru-paru lebih sulit untuk keluar saat
tidur. Udara yang tersendat untuk keluar itulah yang menyebabkan
dengkuran.
Alkohol dan Obat-Obatan
Mendengkur
akan menjadi lebih buruk karena konsumsi alkohol atau obat tidur.
Asupan alkohol ke dalam tubuh dapat membuat otot-otot pada saluran udara
menjadi lebih rileks, meskipun terdengar baik untuk saluran udara itu
sendiri, namun kenyataannya alkohol membuat saluran udara terlalu
rileks. Hasilnya, saluran udara anda pun akan beristirahat sehingga
menyebabkan kinerjanya tidak maksimal dan menyebabkan anda mendengkur.
Kelebihan Berat Badan
Biasanya
orang yang memiliki berat badan berlebih akan memiliki risiko yang
lebih tinggi untuk mendengkur dibandingkan dengan orang dengan berat
badan ideal. Pada dasarnya tidak ada hubungan pasti antara berat badan
dengan mendengkur. Tetapi sebuah studi menemukan bahwa orang yang
beratnya turun ke kisaran berat badan ideal mengalami penurunan suara
dengkuran. Diperkirakan jaringan lemak dan kurangnya otot memiliki
kontribusi untuk mendengkur.
Cara Sederhana untuk Mengurangi Dengkuran Jangan terlalu memaksa diri untuk bekerja terlalu keras. Bersihkan saluran napas terutama rongga hidung sebelum pergi tidur. Tidur dengan posisi miring dan letakkan kepala lebih tinggi, ganjal dengan bantal atau tangan anda untuk memperlancar jalan napas. Hentikan kebiasaan merokok. Hentikan konsumsi minuman beralkohol. Kurangi kelebihan berat badan dan jaga selalu kesehatan tubuh. Hindari makanan yang kaya akan lemak sebelum tidur.

Ada
beberapa orang yang kurang beruntung seperti Anda yang menderita sakit
kepala akibat kurang tidur akibat dengkuran pasangan. Untuk
menyiasatinya, ikuti solusi ini.
Dia mungkin baik, dia mungkin kaya tapi jika dia memiliki kebiasaan mendengkur tentu merupakan gangguan serius bagi mereka yang tidak bisa tidur dengan suara keras. Imbasnya, Anda pun jadi kurang tidur yang dapat menyebabkan pikiran stres.
Mendengkur memang tak hanya mengganggu kenyamanan orang yang ada di sisinya, tapi juga dapat menyebabkan gangguan pada hubungan fisik pasangan. Banyak pasangan mengeluh mereka terserang gangguan “mood” ketika mereka mendengar dengkuran. Kemungkinan pasangan kurang mendapatkan chemistrydikarenakan mereka saling menghindari dengan tidur menyamping satu sama lain. Ini secara bertahap dapat membawa perpisahan antara pasangan yang mengarah ke perceraian. Sebelum ancaman itu terjadi, Boldsky memberikan tipnya yang dapat menghilangkan kebiasaan tersebut.
1. Salah satu cara terbaik untuk menangani pasangan mendengkur yaitu dengan menepuknya, mendorong atau menendang dia. Anda bahkan dapat mencoba mengubah posisi tidurnya.
2. Alternatif lain juga dapat dilakukan yakni dengan membuat dia makan malam lebih awal dan tidak membolehkannya minum susu di malam hari. Krim dan kandungan lemak lain dalam susu akan dikonversi menjadi dahak yang menyumbat lubang hidung dan menyebabkan kebisingan yang mengganggu.
3. Sampaikan padanya bahwa dengkuran itu adalah kebiasaan yang menjengkelkan dan mintalah untuk mengikuti langkah-langkah pencegahan yang ketat. Sarkasme dan argumen tidak dapat memecahkan masalah. Jangan memermalukan dia karena itu bukanlah tidak suatu pelanggaran besar.
4. Sarankan dia untuk menghentikan kebiasaan merokok dan kebiasaan buruk lain yang justru menyebabkan masalah. Dorong dia untuk dapat tidur di punggungnya agar mencegah gangguan suara.
Dengan cinta buatlah dia mengerti bahwa kebiasaan itu tidak sehat dan dengkuran telah menyebabkan gangguan hidup Anda juga. Dia pasti akan mengerti dan mengikuti tip yang Anda layangkan padanya sehingga Anda pun terbebas dari gangguan tak mengenakkan tersebut.
Dia mungkin baik, dia mungkin kaya tapi jika dia memiliki kebiasaan mendengkur tentu merupakan gangguan serius bagi mereka yang tidak bisa tidur dengan suara keras. Imbasnya, Anda pun jadi kurang tidur yang dapat menyebabkan pikiran stres.
Mendengkur memang tak hanya mengganggu kenyamanan orang yang ada di sisinya, tapi juga dapat menyebabkan gangguan pada hubungan fisik pasangan. Banyak pasangan mengeluh mereka terserang gangguan “mood” ketika mereka mendengar dengkuran. Kemungkinan pasangan kurang mendapatkan chemistrydikarenakan mereka saling menghindari dengan tidur menyamping satu sama lain. Ini secara bertahap dapat membawa perpisahan antara pasangan yang mengarah ke perceraian. Sebelum ancaman itu terjadi, Boldsky memberikan tipnya yang dapat menghilangkan kebiasaan tersebut.
1. Salah satu cara terbaik untuk menangani pasangan mendengkur yaitu dengan menepuknya, mendorong atau menendang dia. Anda bahkan dapat mencoba mengubah posisi tidurnya.
2. Alternatif lain juga dapat dilakukan yakni dengan membuat dia makan malam lebih awal dan tidak membolehkannya minum susu di malam hari. Krim dan kandungan lemak lain dalam susu akan dikonversi menjadi dahak yang menyumbat lubang hidung dan menyebabkan kebisingan yang mengganggu.
3. Sampaikan padanya bahwa dengkuran itu adalah kebiasaan yang menjengkelkan dan mintalah untuk mengikuti langkah-langkah pencegahan yang ketat. Sarkasme dan argumen tidak dapat memecahkan masalah. Jangan memermalukan dia karena itu bukanlah tidak suatu pelanggaran besar.
4. Sarankan dia untuk menghentikan kebiasaan merokok dan kebiasaan buruk lain yang justru menyebabkan masalah. Dorong dia untuk dapat tidur di punggungnya agar mencegah gangguan suara.
Dengan cinta buatlah dia mengerti bahwa kebiasaan itu tidak sehat dan dengkuran telah menyebabkan gangguan hidup Anda juga. Dia pasti akan mengerti dan mengikuti tip yang Anda layangkan padanya sehingga Anda pun terbebas dari gangguan tak mengenakkan tersebut.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar